Kabarjino | Lhokseumawe – Sidak yang bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelayakan produk makanan yang dijual di Suzuya Lhokseumawe menjelang hari raya tersebut berlangsung Kamis (4/4/2024).
Dalam sidak tersebut ditemukan adanya produk makanan yang telah kedaluarsa, rusak segel, dan penyok kemasan.
Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap agar manajemen Suzuya dapat lebih meningkatkan perhatian terhadap pangan dan keamanan produk yang dijual.
“Terutama produk makanan, demi menjaga kesehatan dan keamanan warga Lhokseumawe,” kata Sekda Lhokseumawe.
Kegiatan sidak ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab para pelaku usaha di bidang pangan, khususnya menjelang hari besar seperti lebaran, dimana konsumsi masyarakat terhadap produk makanan meningkat signifikan.
“Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat dalam mengonsumsi produk makanan,” pungkasnya.
Kepala BPOM Aceh Yudi, menjelaskan bahwa intensifikasi pengawasan ini difokuskan pada pengecekan produk makanan untuk memastikan semua item yang dijual memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk tidak kadaluarsa, tidak rusak segel, dan tidak penyok atau rusak. Produk yang tidak memenuhi kriteria akan langsung dimusnahkan untuk menjaga keamanan konsumen.
Sementara itu, Manajer Suzuya Said Abrar menyambut baik inspeksi yang dilakukan oleh BPOM Aceh dan Pemerintah Kota Lhokseumawe.
Dalam responsnya, Said berkomitmen akan mengembalikan produk yang tidak memenuhi standar ke supplier dan memastikan bahwa manajemen akan melakukan sortir ulang barang yang dijual untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.
Ikut Hadir, Asisten III Setdako Lhokseumawe dr Said Alam Zulfikar dan Kadisperindagkop Lhokseumawe.










