Dapat Nomor Urut Satu, Bustami: Takdir, Kita Terima

DAERAH, NEWS44 Dilihat
banner 468x60

Kabarjino | Banda Aceh – Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi, mendapatkan nomor urut 1 di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pasangan ini juga sempat mencurahkan isi hati atau curhat terkait tahapan pesta demokrasi tingkat daerah yang dilalui.

Bustami mengaku bersyukur mendapatkan nomor urut satu. Bagi dia, nomor tersebut merupakan yang terbaik dan ditakdirkan untuk mereka di Pilkada Aceh 2024.

“Insyaallah itu yang terbaik. Takdir, kita terima,” ucap Bustami singkat usai penarikan nomor urut di Hotel The Pade, Aceh Besar, Senin, 23 September 2024.

Penarikan undian serta penetapan nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada 2024 digelar dalam rapat pleno terbuka KIP Aceh, pada Senin, 23 September 2024.

Baca Juga : Sate Matang, Makanan Khas Asli Aceh Yang Lezat

Pasangan Bustami-Fadhil mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Muzakir Manaf (Mualem)-Fadhlullah (Dek Fadh) nomor urut 2.

Bustami meyakini masyarakat akan menjadi Aceh satu sesuai nomor urut yang mereka dapatkan. Oleh karena itu, ia mengaku tetap bersyukur dengan keputusan yang didapatkan dalam rapat

Baca Juga : Tim Aceh Menang Dramatis 2-1 Atas Jabar, Amankan Juara Grup A

“Mendapatkan nomor urut 1, Insyaallah menjadikan Aceh satu,” ucap Bustami singkat usai penarikan nomor urut di Hotel The Pade, Aceh Besar, Senin, 23 September 2024.

Sehubungan dengan itu, Bustami yang berpasangan dengan Fadhil, sempat curhat ketika memberikan kata sambutan usai menarik nomor urut. Ia bercerita tentang dinamika yang mereka alami selama tahapan pilkada. Dia menyampaikan ada berbagai peristiwa yang ia hadapi sejak mendaftar sebagai kontestan di pesta demokrasi tingkat daerah tahun ini. Salah satunya, kehilangan calon wakil gubernur, Muhammad Yusuf A Wahab atau Tusop, yang meninggal dunia.

“Harus diakui memang proses tahapan pilkada ini berlangsung dengan penuh dinamika. Itu adalah hal yang wajar dalam sebuah demokrasi,” ujar Bustami.

Selain itu, Bustami berharap panitia penyelenggara maupun pengawas pilkada untuk bersikap adil serta profesional dalam melaksanakan tugas. Menurutnya, sikap profesional akan melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berkapasitas.

Baca Juga : Bareskrim Polri Bakal Sambangi PON XXI di Aceh- Sumut Akhir Pekan Ini

Bustami juga menyampaikan tak ingin pesta demokrasi yang seharusnya disambut kegembiraan menjadi penuh kegelisahan dan kekhawatiran.

“Sebab jika ada yang tersakiti, maka rakyat akan marah dengan kondisi. Tentu saja akan mengganggu proses demokrasi yang sedang kita rayakan bersama,” kata Bustami.

Komentar