Menghilang 56 Hari, Ditemukan Sudah Tinggal Kerangka

DAERAH, NEWS52 Dilihat
banner 468x60

Kabarjino | Banda Aceh – Marjuki (50) dan Zulkifli (40), warga Desa Lamtadok, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, menemukan tengkorak dan kerangka manusia di kaki gunung desa setempat, Minggu (29/9).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli, melalui Kasat Reskrim Kompol Fadilah Aditya Pratama menjelaskan, kerangka tersebut ditemukan dua orang saksi, dimana sehari sebelumnya mereka menemukan sebuah motor jenis Astrea saat hendak ke kebun.

Fadhillah mengatakan polisi langsung menyisir lokasi tempat penemuan sepeda motor tersebut setelah menerima laporan dari warga.

Baca Juga: Meninggal Dibakar Suami, Istri TCDK

Setelah dua jam penyisiran, petugas menemukan beberapa tulang rusuk, tulang kaki, tengkorak serta baju, kunci motor dan ikat pinggang.

Pihak kepolisian pun langsung mengevakuasi seluruh kerangka manusia ke RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh.

Baca Juga: Menteri Singapura Diadili Karena Nebeng Private Jet dan Terima Tiket Bola

“Warga menemukan tengkorak dan kerangka manusia terpisah-pisah dengan jarak sekitar seratus meter dari lokasi temuan motor,” katanya.

Fadilah mengatakan, dari proses penyelidikan diketahui jika motor tersebut terakhir digunakan oleh seorang pelajar bernama M. Hafiz Al Fais (15), warga Gampong Kandang, Kecamatan Darul Imarah.

“M Hafiz selama ini dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 4 Agustus 2024 atau 56 hari lalu, keluarga juga telah melapor ke Polresta Banda Aceh,” katanya.

Fadhillah menduga jika kerangka manusia yang ditemukan adalah Hafiz, anak yang dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Baca Juga : Majelis Hakim PN Bireuen Vonis Mati Tiga Terdakwa Narkotika 40 Kg Sabu

Pasalnya, baju yang dikenakan terakhir korban Hafiz saat hilang sama dengan baju yang ditemukan di lokasi.

“Begitu pun dengan kunci motor yang ditemukan di saku baju, cocok dengan motor Astrea yang telah diamankan,” pungkasnya.

Komentar