Mi Aceh Mantap Rasanya, Khas Aceh Dari Racikan Bumbunya

DAERAH, KULINER, NEWS44 Dilihat

Kabarjino | Kuliner – Mi Aceh adalah masakan mi pedas khas Aceh di Indonesia. Mi kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut (udang dan cumi) disajikan dalam sup jenis kari yang gurih dan pedas.

Mi aceh biasanya ditaburi dengan bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis. Mi aceh biasanya disajikan dalam tiga bentuk yaitu mi kuah, mi goreng basah, dan mi goreng kering.

Baca Juga :  Kuwah Beulangöng Masakan Khas Aceh Yang Turun-temurun

Di Aceh, karena ekslusivitas makanan di setiap daerah, mi Aceh hanya Merujuk pada mi goreng, sedangkan istilah mi Aceh hanya digunakan di luar provinsi Aceh. Keunikan cita rasa mie Aceh terletak pada racikan bumbu yang kaya akan rempah-rempah, sehingga menghasilkan rasa yang kuat di lidah.

Mienya pun cukup unik karena warnanya kuning dan bentuknya tebal pipih. Mie Aceh memiliki beberapa varian, ada yang kering, nyemek, dan basah. Toppingnya pun beragam, ada telur, daging, udang, dan lainnya sesuai selera.

Baca Juga :  Nasi Kapau, Nasi Ramas Khas Nagari Kapau, Sumatera Barat

Sejarah
Mi aceh menunjukkan sejarah budaya masyarakat Aceh dengan yang mendapat banyak pengaruh budaya asing yang membentuk wilayah Aceh. Kuah berbahan dasar kari adalah pengaruh masakan India, sedangkan mi adalah pengaruh masakan Tionghoa.

Preferensi pada daging kambing dan daging sapi menunjukkan nilai Islam yang mengharuskan mengkonsumsi makanan yang halal. Sedangkan preferensi pada makanan laut menunjukkan letak geografis Aceh yang dikelilingi perairan seperti Selat Malaka, Laut Andaman dan Samudra Hindia, juga cara hidup sebagian besar penduduk Aceh sebagai pedagang, petani dan nelayan.

Baca Juga :  Sate Matang, Makanan Khas Asli Aceh Yang Lezat

Saat ini, tempat makan mi aceh dapat ditemukan di sebagian besar kota-kota di Indonesia, dan juga negara tetangga seperti Malaysia dan Australia.