Sate Matang, Makanan Khas Asli Aceh Yang Lezat

KULINER, LIFESTYLE, NEWS33 Dilihat
banner 468x60

Kabarjino | Kuliner – Sate Matang adalah tusukan daging  berupa  sate  yang ada di  provinsi  Aceh . Sate ini dinamakan dengan sate matang karena awal mulanya sate ini diperkenalkan oleh penjualnya di Kota  Matang Geuleumpang Dua  sebuah kota kecamatan di  kabupaten Bireuen .

Pada tahun 1990-an sate ini populer dibeberapa kota besar di Aceh, kini banyak sekali bertebaran penjual sate di Aceh dan kota  Medan  Sumatera Utara yang menjajakan sate dengan label “Sate Matang”.

Baca Juga :  Dilarang Teken Pernyataan Bersedia Jalankan MoU Helsingki

Bahan utama masakan sate matang adalah daging kambing, berhubung dengan harga daging kambing yang lebih mahal maka sering kali sate matang dibuat menggunakan daging sapi.

Proses pembuatan dan memasak sate matang tidak jauh berbeda dengan sate daerah lain di  Indonesia , potongan daging yang telah dibersihkan dan dipotong dadu dalam ukuran kecil.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Bakal Sambangi PON XXI di Aceh- Sumut Akhir Pekan Ini

Setelah ditusukkan pada tusukan sate lalu direndam dalam adonan bumbu berupa rempah-rempah dalam waktu yang agak lama. Selanjutnya sate siap untuk dibakar di pemanggangan.

Sebagai pelengkapnya adalah kuah kaldu kambing yang khas karena taburan daun bawang, agak kental dan berasa rempah seperti  masakan kari .

Baca Juga :  Riuh Gugatan PDIP di PTUN, Nasib Pelantikan Gibran Terancam?

Rempah-rempah yang digunakan dalam membuat kuah kaldu ini menghasilkan aroma yang kuat, segar dan hangat. Sedangkan rempah yang digunakan terdiri dari  kapulagabunga lawangcengkihkayu manis  dan  merica .

Komentar