Pabrikan Chip AI yang Pendirinya Orang Indonesia Kini Lebih Kaya daripada Intel

KabarJino | Teknologi – Pabrikan pembuat chip AI, Marvell Technology kini memiliki nilai kapitalisasi yang lebih tinggi dibandingkan Intel, nama besar di industri semikonduktor.

Pada Rabu (4/12/2024) lalu, kapitalisasi pasar Marvell Technology menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa, hingga melampaui Intel. Saham perusahaan melonjak hampir 23 persen dan kapitalisasinya 102 miliar dollar AS.

Baca Juga : Proyek Jalan Desa di Aceh Rugikan Negara Rp 738 Juta

Lantas siapa sebenarnya Marvell Technology dan mengapa kini lebih kaya dibandingkan Intel? Marvell Technology didirikan oleh Sehat Sutardja. Ia mendirikan Marvell Technology pada 1995. Sutardja sendiri meninggal dunia pada September 2024.

Marvell Technology sebenarnya adalah perusahaan networking, produk-produknya juga meliputi solusi penyimpanan (storage). Seperti perusahaan teknologi lainnya, Marvell juga terjun ke ranah AI dengan memproduksi chip AI untuk produk-produk servernya.

“Perusahaan ini (Marvell Technology) memanfaatkan peluang chip kecerdasan buatan yang sangat besar dengan portofolio akselerator khusus yang sedang berkembang dan posisi chip optik yang dominan,” kata analis Morningstar dikutip KompasTekno dari Reuters, Selasa (10/12/2024).

CEO Marvell Technology saat ini, Matt Murphy pun sesumbar perusahaannya berada di jalur yang tepat untuk melampaui target pendapatan sebelumnya yakni sebesar 1,5 miliar dollar AS pada tahun fiskal saat ini.

Marvell technology sendiri di situs companiesmarketcap.com yang melacak pergerakan valuasi perusahaan teknologi, saat berita ini ditayangkan berada di peringkat 14 dunia (92 miliar dollar AS). Sementara Intel berada di posisi 15 (89 miliar dollar AS).

Perusahaan chip AI nomor satu saat ini dipegang oleh Nvidia dengan kapitalisasi sebesar 3.339 triliun dollar AS.