Prabowo Dapat Hadiah Mobil Listrik dari Erdogan

KPK Sarankan Begini

Kabar Jino | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mendapat hadiah mobil listrik Togg T10X saat menerima kunjungan bilateral Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengomentari hadiah yang didapat Prabowo dari Erdogan itu.

Baca Juga : Bumi Aceh Menangis (Hujan Lebat)

“Tidak masalah Presiden RI Pak Prabowo Subianto terima hadiah dari Presiden Turki Pak Erdogan. Bisa saja pemberian tersebut sebagai bagian dari rasa hormat Presiden Turki kepada Presiden RI, rasa persaudaraan, rasa bangga dll,” kata Johanis Tanak dikonfirmasi, Kamis (13/2).

Namun, Johanis mengingatkan agar hadiah mobil listrik Togg T10X buatan perusahaan otomotif nasional Turki itu dilaporkan terlebih dahulu ke KPK. Prabowo memiliki waktu 30 hari setelah menerima hadiah mobil listrik untuk dilaporkan ke KPK.

“Yang penting penerimaan hadiah tersebut dilaporkan kepada KPK sesuai dengan ketentuan UU Tipikor dan UU KPK, agar penerimaan hadiah tersebut tidak dikualifikasi sebagai gratifikasi,” tegas Johanis.

Penyerahan tersebut diberikan secara langsung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/2).

Baca Juga : Nasib Penyiar RRI Usai Curhat Kena PHK Akibat Efisiensi Anggaran

Erdogan memperkenalkan Togg T10X kepada Prabowo dengan penjelasan sekilas terkait kendaraan listrik Turki tersebut. Prabowo pun tampak tersenyum dan menyambut baik pemberian kendaraan listrik berwarna putih ini dari pemerintah Turki.

Prabowo bahkan secara langsung menjajal mobil tersebut, dengan duduk di kursi kemudi yang berada di sisi sebelah kiri. Setelahnya, kedua pemimpin negara saling tersenyum dan meyakini pemberian ini dapat menjadi salah satu langkah penguatan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Turki.

Baca Juga : Prabowo Terbitkan Keppres Biaya Haji 2025

Penyerahan Togg T10X ini mencerminkan eratnya hubungan persahabatan Indonesia-Turki dan rasa saling menghormati di antara dua pemimpin negara. Gestur hangat dan kedekatan yang ditunjukkan saat momen penyerahan menegaskan hubungan baik antara Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan tidak hanya bersifat diplomatis, tetapi juga personal.