Kabar Jino | Seulimum – Sebuah kecelakaan tunggal yang memilukan terjadi di ruas jalan tol Padang Tiji–Seulimum pada Rabu malam (21/8/2025) sekitar pukul 23.00 WIB. Satu unit mobil Toyota Innova yang melaju dari arah Padang Tiji menuju Seulimum menabrak penutup jalan tol. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di tempat kejadian dan dua orang lainnya mengalami luka berat.
Menurut informasi awal dari kepolisian, kendaraan dengan kecepatan cukup tinggi itu diduga kehilangan kendali saat mendekati salah satu penutup jalan.
Baca Juga : Wagub Aceh Resmikan Launching BUMG Penyalur Pupuk Bersubsidi
Mobil langsung menghantam keras pembatas hingga menyebabkan kerusakan parah di bagian depan kendaraan. Suara benturan yang keras membuat warga sekitar lokasi kejadian berhamburan keluar untuk memberikan pertolongan.
Tim medis dan aparat kepolisian yang datang tak lama setelah laporan masuk segera melakukan evakuasi. Tiga penumpang yang mengalami luka fatal dipastikan meninggal dunia di tempat, sementara dua korban lainnya dalam kondisi kritis. Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di wilayah Aceh Besar untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasat Lantas Polres setempat menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Baca Juga : Ketua TP PKK Aceh Dorong Dukungan Lintas Generasi untuk Ibu Menyusui
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa kondisi kendaraan. Dugaan awal, pengemudi hilang kendali karena faktor kecepatan dan kondisi jalan yang gelap. Namun kami akan memastikan setelah hasil penyelidikan lengkap,” ujarnya.
Insiden ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna jalan tol agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga kecepatan kendaraan, terutama pada malam hari ketika jarak pandang terbatas. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
Kecelakaan di ruas tol Padang Tiji–Seulimum bukan pertama kali terjadi. Sejumlah warga menyebut bahwa minimnya penerangan jalan dan rambu peringatan menjadi salah satu faktor risiko. Mereka berharap pemerintah daerah bersama pengelola tol segera melakukan evaluasi dan perbaikan fasilitas agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Baca Juga : Ibu Wali Kota Banda Aceh Lepas Pawai Budaya Meriahkan HUT RI ke-80
Hingga berita ini diturunkan, jenazah ketiga korban telah dibawa ke kamar jenazah rumah sakit untuk proses identifikasi, sementara dua korban luka berat masih menjalani perawatan intensif. Pihak keluarga sudah dihubungi dan diminta segera datang untuk melakukan penjemputan.















Komentar